Indah Mayasari 222013214
Ibnianti Rahayu 222013216
Dewi Apriani 222013255
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
PRODI
AKUNTANSI
Teori
Akuntansi Bab 3, Halaman 98.teori akuntansi(sofyan syfri harahap)
Essay
1. Apakah
gunanya mempelajari teori akuntansi?
Jawab :
Teori akuntansi
di bangun untuk mengembangkan akuntansi keuangan yang sesuai dan bermanfaat
bagi para pemakaianya makanya elemen struktur teori akuntansi ini dimulai dari
perumusan tujuan laporan keuangan baru kemudian dari tujuan ini dirumuskan apa
postulat, konsep, prinsip, dan akhirnya standar akuntansi yang merupakan
pedoman atau teknik penyusunan laporan keuangan.
2. a.
Sebutkan beberapa postulat dan konsep teoritis akuntansi!
b. Jelaskanlah
pula perbedaan antara prinsip akuntansi dengan teknik akuntansi menurut
struktur akuntansi tersebut!
Jawab :
a. Postulat
Akuntansi terdiri dari :
·
Postulat Entity
·
Postulat Going Concern
·
Postulat Unit Of
Measure
·
Postulat Accounting
Period
Konsep
teoritis akuntansi sebagai berikut :
·
The Proprietory Theory
·
The Entity Theory
·
The Fund Theory
·
The Enterprise Theory
·
Residual Equity Theory
·
Commander Theory
·
The Investor Theory
·
Amanah (Accountability)
Atau Ibadah Theory
b.
perbedaan prinsip
akuntansi dan teknik akuntansi :
-
Kalau prinsip
akuntansi, rumusan prinsip akuntansi utama / dasar akuntansi yang di dasarkan
pada postulat dan konsep teoritis yang menjelaskan sifat-sifat dan kualitas
dasar akuntansi keuangan.
-
Sedangkan teknik akuntansi, standar atau teknik
akuntansi sebagai pedoman penyusunan laporan keuangan sesuai kebutuhan para
pemakai yang dirumuskan dari prinsip akuntansi utama/ dasar akuntansi.
3. Jelaskan
pengertian :
a.
Going Concern adalah postulat going
concern ini menganggap bahwa perusahaan akan terus melaksanakan operasinya
sepanjang proses penyelesaian proyek, perjanjian dan kegaiatan yang sedang
berlangsung. Postulat ini berguna untuk mendorong agar manajer bersikap forward looking, melihat jauh ke depan
dan investor pun dengan pemahaman ini diharapkan ia akan bersedia menanamkan
modalnya dalam perusahaan dalam jangka waktu yang lama atau terus-menerus agar
ia mendapatkan value added dari
kinerja perusahaan.
b.
Full Disclosure adalah konsep full
disclosure mewajibkan agar laporan keuangan didesain dan disajikan sebagai
kumpulan potret dari kejadian ekonomi yang mempengaruhi perusahaan untuk suatu
periode dan berisi cukup informasi sehingga membuat orang baik umum atau
investor paham dan tidak salah tafsir terhadap laporan keuangan tersebut.
c.
Materiality adalah menurut prinsip
ini transaksi dan kejadian yang memiliki pengaruh ekonomi yang penting dapat
dicatat dengan cara yang di permudah tanpa melihat apakah sesuai dengan prinsip
akuntansi dan perlu tidaknya di ungkapkan.
d.
Conservatism adalah apabila kita dihadapkan
untuk memilih di antara dua atau lebih prinsip/teknik akuntansi yang sama-sama
diterima, kita harus mengutamakan pilihan yang memberikan pengaruh keuntungan
paling kecil pada equity pemilik.
Prinsip ini menggambarkan bahwa akuntansi itu menganut sikap “pesimis” sewaktu
memilih prinsip akuntansi untuk menyusun laporan keuangan. Contohnya adalah
potensi rugi laba.
4. Jelaskan
pengertian Full Disclosure dan
sebutkan beberapa tingkatannya!
Jawab :
Full
Disclosure adalah konsep yang mewajibkan agar
lapran keuangan didesain dan disajikan sebagai kumpulan potret dari kejadian
ekonomi yang memengaruhi perusahaan untuk suatu periode dan berisi cukup
informasi sehingga membuatk orang baik umum atau investor paham dan tidah salah
tafsir terhadap laporan keuangan tersebut.
Beberapa
tingkatan Full Disclosure :
·
Adequate
: informasi minimum yang harus disajikan
·
Fair
: aturan etis tentang perlakuan yang sama kepada semua pemakai laporan
·
Full
: menyangkut kelengkapan penyajian informasi
5. Apa
mungkin diterapkan konsep comparability?
Jelaskan.
Jawab :
Konsep
comparability mungkin saja bisa
diterapkan. Menurut suwardjono (2006:175), comparability
adalah kemampuan informasi untuik membantu para pemakai untuk mengindentifikasi
persamaan dan perbedaan antara dua perangkat statement keungan yang
merepresentasi kegiatan dua badan usaha. Dua hal atau lebih dapat dibandingkan
kalau mereka mempunyai beberapa karakteristik bersama sebagai basis
perbandingan. Contoh karakteristik besama dua perusahaan misalnya, asset,
pertumbuhan, ukuran, lukuiditas dan laba. Perbandingan dilakukan biasanya
dengan menilai atau mengukur karakteristik bersama secara kualitatif.
Dengan adanya konsep comparability (dapat dibandingkan) maka perusahaan dapat menilai
dan mengukur sejauh mana kinerja mereka apakah sudah meningkat atau masih
kurang dari rata-rata. Selain itu para pemakai laporan keuangan juga perlu
membandingkan antara kinerja dan kekeyaan perusahaan dengan melihat laporan
keuangan tahun yang lalu dengan tahun yang sekarang dengan tujuan apakah
perusahaan tersebut masih memiliki going concern yang panjang, hal tersebut
bisa membawa keuntungan bagi pihak yang berkepentingan. Sehingga pihak
berkepentingan bisa saja menginvestasikan dananya kembali kepereusahaan
tersebut. Akan tetapi, apabilka para pemakai laporan keuangan melihat dan
membandingfkan adanya ketidak pastian mengenai perusahaan, maka bisa saja
mereka menarik atau tidak menginvestasikan dananya kembali ke perusahaan
tersebut.
6. Sebutkan
hal-hal yang harus di perhatikan dalam penyajian laporan keuangan agar disebut Full Disclosure!
Jawab :
a) Penjelasan
tentang metode dan kebijaksanaan akuntansi. Khususnya untuk menerapkan metode
akuntansi yang memerlukan pertimbangan atau apabila metode itu hanya khusus
untuk entitas yang dilaporkan atau apabila ada beberapa alternatif metode yang
digunakan.
b) Informasi
tambahan untuk membantu melakukan analisis investasi atau menunjukkan hak dari
beberapa pihak yang memiliki klaim kepada perusahaan yang dilaporkan.
c) Perubahan
kebijaksanaan akuntansi dengan tahun sebelumnya atau metode penerapannya dan
pengaruh perubahan tersebut.
d) Transaksi
yang berasal dari pihak yang mempunyai hak mengontrol perusahaan atau dimana
perusahaan mempunyai hubungan istimewa dengan perusahaan yang di laporkannya.
e) Aktiva
atau kewajiban yang masih bersifat contingency
dan yang mengandung komitmen tertentu.
f) Transaksi
keuangan atau transaksi yang bukan operasional yang terjadi setelah tanggal
neraca yang memberikan pengaruh material terhadap posisi keuangan perusahaan
sebagaimana disajikan dalam laporan akhir tahun.
7. Sebutkan
pengaruh konsep di bawah ini terhadap prinsip/standar akuntansi! Berikan
contoh!
1. Teori
Proprietary/Teori Kepemilikan
Menurut
teori proprietary, entitas sebagai “agen”,
perwakilan atau susunan melalui wirausahawan individual atau pengoperasi
pemegang saham". Sudut pandang kelompok pemilik sebagai pusat kepentingan
terefleksi dalam cara memelihara catatan akuntansi dan membuat laporan
keuangan. Tujuan utama teori proprietary adalah untuk menentukan dan
menganalisis kekayaan bersih pemilik, dengan persamaan akuntansi:
Aset - Utang =
Ekuitas Pemilik.
Persamaan ini dibaca : pemilik
memiliki aset dan sekaligus memiliki kewajiban, sehingga kekayaan bersihnya
adalah kekayaan perusahaan dikurangi dengan kewajiban perusahaan. Oleh karena
itu, teori ini berorientasi pada neraca (balance
sheet oriented). Aset dinilai dan neraca disajikanuntk mengetahui dan
mengukur perubahan hak dan kekayaan pemilik, sedangkan penghasilan dan biaya
dianggap sebagai kenaikan atau penurunan harta kekayaan pemilik bukan dianggap
berasal dari investor atau pengambilan pemilik sehingga biaya dan dividen
adalah pengambilan modal.
Beberapa istilah akuntansi yang
dipengaruhi oleh teori ini adalah seperti penyajian divide per share, earning
per share, equity method dalam pencatatan perkiraan investasi pada perusahaan lain dan lain-lain.
2. Teori Entitas
Teori
entitas memandang entitas sebagai sesuatu yang terpisah dan berbeda dari pihak
yang menyediakan modal pada entitas. Secara sederhana, unit bisnis, bukan
pemilik, merupakan pusat kepentingan akuntansi. Unit bisnis memiliki sumber
daya perusahaan dan bertanggung jawab terhadap pemilik maupun kreditor. Menurut
teori ini, persamaan akuntansinya adalah:
Aset = Ekuitas
Aset= Utang+ Ekuitas Pemegang saham
Aset
adalah hak perusahaan, ekuitas
menunjukkan sumber aset yang berasal dari kreditor atas
pemilik yang merupakan kewajiban bagi perusahaan. Kreditor dan pemilim
sebenarnya adalah pemilik perusahaan yang merupakan tempat di mana perusahaan memiliki kewajiban. Baik
kreditor dan pemegang saham adalah pemilik ekuitas, meskipun mereka memiliki
hak yang berbeda terkait dengan income, control, risiko,dan
likuidasi. Laba adalah milik perusahaan sebelum dibagikan kepada pemilik.
Teori ini
berorientasi pada laporan laba rugi (income
statement oriented). Pertanggungjawaban pada pemilik dilakukan dengan cara
mengukur pestasi kegiatan dan prestasi keuangan yang ditunjukkan perusahaan.
Dengan demikian, income merupakan
kenaikan equity pemilik atau kenaikan
kewajiban perusahaan kepada pemilik. Setelah dikurangi hak kreditor kenaikan
equity pemilik terjadi setelah dividen dikeluarkan dan laba ditahan tetap
dianggap sebagai hak milik perusahaan sampai suatu saat dibagikan. Dalam teori
ini pajak dan bunga pinjaman dianggap sebagai bagian laba untuk pemerintah dan
kreditor. Oleh karena itu, bukan biaya.
Beberapa pengaruh teori ini pada
pencatatan dan penyajian akuntansi adalah :
a. Penggunaan LIFO dalam menilai persediaan pada
masa inflasi. Metode ini lebih baik
dalam penentuan pendapatan dari pada FIFO di masa inflasi.
b. Penyajian
laporan keuangan konsolidasi
c. Definisi
tentang revenuedan expenses yang lazim sesuai dengan konsep ini
3.
Teori dana (Fund Theory)
Menurut teori
yang dikemukakan W.Y Vatter (1995) ini yang menjadi perhatian bukan pemilik dan
bukan pula perusahaan, tetapi sekelompok aset yang ada dan kewajiban yang harus
ditunaikan disebut fund yang
masing-masing pos memiliki aturan dalam penggunaannya. Dengan demikian teori dana menganggap bahwa
unit usaha merupakan sumber ekonomi
(dana) dan kewajiban yang ditetapkan sebagai pembatasan-pembatasan terhadap
penggunaan aset atau dana tersebut.
Persamaan akuntansinya adalah:
Aset = Pembatasan Aset
Dalam persamaan ini unit
akuntansi didefinisikan dalam istilah aset, dan penggunaan aset ini adalah terbatas. Kewajiban merupakan suatu
pembatasan ekonomi secara hukum terhadap penggunaan aset. Teoi dana ini
memusatkan perhatian pada harta atau aset
centered dalam arti kata yang menjadi pusat perhatiannya adalah penggunaan
aset yang dibatasi. Teori ini berorientasi pada laporan sumber dan penggunaan
dana. Laporan ini menggambarkan sumber dari mana dana dan ke mana penggunaan
dana perusahaan. Umumnya teori ini berlaku untuk organisasi pemerintah atau non
profit (nirlaba).
4.
The enterprise Theory
Sejalan dengan
kemajuan sosial dan meningkatnya pertanggungjawaban publik oleh perusahaan,
maka konsep teoritis akuntansi juga berubah. Dalam konsep teori ini yang
menjadi pusat perhatian adalah keseluruhan pihak atau kontestan yang terlibat
atau yang memiliki hubungan baik langsung maupun tidak langsung dengan
perusahaan. Misalnya, pemilik, manajemen, masyarakat, pemerintah, kreditor,
pegawai dan pihak yang berkepentingan lainnya. Dalam teori ini pihak-pihak ini
harus diperhatikan dalam penyajian informasi laporan keuangannya. Menurut teori
ini akuntansi jangna hanya mementingkan informasi bagi pemilik perusahaan, tetapi juga pihak lainnya juga
yang memberikan kontribusi langsung dan
tidak langsung kepada eksistensi dan keberhasilan suatu perusahaan atau lembaga.
8. Siapa
yang mendukung konsep Investor Theory,
Residual Equity Theory?
Jawab :
Investor
Theory didukung oleh Goerge Staubus (1961).
Residual
Equity Theory didukung oleh Andrew Paton (1959)
9. Siapa
pendukung Fund Theory?
Jawab :
Fund
Theory didukung oleh W. Y. Vatter (1959)
10. Siapa
pula pencetus Commander Theory? Apa
justifikasi teori ini?
Jawab :
Commander
Theory dicetuskan oleh Lois Goldberg (1965).
Tidak seperti proprietor theory yang menjadikan pemilik sebagai pusat perhatian
yang akan dilayani oleh informasi akuntansi, atau seperti entity theory yang
menganggap sebuah unit usaha sebagai pemilik kekayaan dan kewajiban perusahaan
baik kepada kreditor maupun kepada pemilik sehingga unit usaha tersebut
dijadikan sebagai pusat perhatian yang harus dilayani oleh informasi akuntansi,
menurut commander theory ini, yang perlu diperhatikan adalah commander atau
mereka yang memiliki wewenang atau kekuasaan untuk melakukan kontrol ekonomi
atasresorsis yang efektif terhadap suatu lembaga. Penekanan informasi adalah
pertanggungjawaban atas pengelolaan kekayaan yang diserahkan kepada para
pemilik wewenang tersebut.
11. Untuk
jenis organisasi apa konsep enterprise
theory relevan?
Jawab :
Pusat perhatian
adalah keseluruhan pihak atau konsisten yang terlibat atau yang memiliki
kepentingan baik langsung maupun tidak langsung dengan perusahaan. Munculnya
employee reporting,human resources accounting,value added reporting,
environmental accounting. Socio economic accounting merupakan fenomena yang
sejalan dengan teori enterprise ini.
12. Mengapa
pemegang saham preferen dinilai sebagai kreditor? Apakah anda setuju?
Jawab :
Ya, kami setuju
bahwa pemegang saham preferen dinilai sebagai kreditur. Karena pemegang saham
preferen itu pada akhirnya periode akan mendapatkan bunga dan pada situasi
khusus misalnya dalam hal likuidasi maka residual equity adalah kreditur dan
pemegang saham preferen secara hukum mereka diutamakan pembayarannya dalam hal
terjadi likuidasi. Akan tetapi, kemngkinan jika dana tidak mencukupi, maka dana
pemegang saham biasa akan hilang. Dimana asset adalah hak perusahaan, dan
ekuitas ( modal) merupakan sumber asset perusahaan yang biasa diperoleh memlaui
kreditur atas pemilik yang merupakan suatu kewajiban entitas. Modal tersebut
bisa berupa saham biasa maupun saham preferen. Menurut Andrew Paton(1959) yang
menjadi sorotan ituadalah residual ekuity bukan semua pemilik, residual equity
itu hanya pemegang saham biasa(common stockholders). Residual ekuity dari
pemegang saham umumnya tergambar dari perubahan penilaian asset, laba, laba
ditahan, dan perubahan dari pemilik saham lainnya. Di luar pemegang saham biasa
dianggap sebagai pihak luar yang diperlakukan sebagai kreditur.
13. Menurut
anda teori mana yang menjadi tren akuntansi di masa depan?
Jawab :
Menurut saya
trend yang dibuat Enthoven menjadi trend akuntansi yang cocok di masa depan.
Hal ini dapat dilihat dari sepuluh shift yang dijadikan dasar Enthoven untuk
memprediksi pengaruh trend ke dalam profesi dan bidang ilmu akuntansi
1. Dunia
akan bergerak dari ekonomi nasional ke ekonomi global.
2. Dasar
pemikiran orang akan beralih dari skup jangka pendek ke skup jangka panjang.
3. Ciri
masyarakat akan beralih dari masyarakat industry ke masyarakat informasi.
4. Struktur
organisasi akan berubah dari yang bersifat hierarki dengan inti kekuasaan ke
struktur organisasi yang bersifat jaringan.
5. Pilihan
semakin banyak sehingga masyarakat beralih dari dua pilihan ke pilihan banyak.
6. Pertumbuhan
ekonomi akan beralih dari dunia bagian utara ke bagian selatan.
7. Politik
masyarakat akan beralih dari demokrasi perwakilan ke demokrasi partisipasi.
8. Dari
bantuan institusi menjadi mandiri.
9. Kemajuan
teknologi beralih dari teknologi keras ke teknologi lunak.
10. Kekuasaan
akan beralih dari sentralisasi ke desentralisasi.
Dari
keadaan ini dapat di tarik kesimpulan trend yang sesuai dengan perkembangan
tuntunan masyarakat adalah menuju suatu sifat yang lebih bernuansa social,
etis, lebih relevan, dan bertanggung jawab.
14. Sebutkan
Sembilan prinsip akuntansi sebagaimana disebut dalam elemen dari struktur teori
akuntansi!
Jawab :
1) The
Cost Princilpe
2) The
Revenue Principle
3) The
Matching Principle
4) The
Objectivity Principle
5) The
Consistency Principle
6) The
Disclosure Principle
7) The
Conservatism Principle
8) The
Materiality Principle
9) The
Uniformity dan Comparability Principle
15. Sebutkan
asumsi dasar akuntansi menurut SAK!
Jawab :
Asumsi dasar
dari laporan keuangan menurut PSAK adalah sebagai berikut:
1. Dasar
akrual, laporan keuangan menyajikan semua transaksi yang terjadi sesuai
peristiwannya, hak dan kewajibannya yang melekat di dalamnya bukan hanya
melihat transaksi yang melibatkan kas.
2. Kelangsungan
usaha, laporan keuangan dianggap menggambarkan perusahaan atau entitas yang
memang dimasa depan tidak akan melakukan likuidasi seluruhnya atas sebagian.
Hal ini sebenarnya dimaksudkan untuk menjadi dasar penilaian yang dipakai dalam
menyusun laporan keuangan.
16. Apa
perbedaan antara cash basis dengan accrual
basis?
Jawab :
Akuntansi berbasis kas adalah basis akuntansi yang
mengakui pengaruh transaksi dan peristiwa lainnya pada saat kas atau setara kas
diterima atau dibayar untuk pengakuan pendapatan, pembiayaan dan belanja. Basis
kas akan mencatat kegiatan keuangan pada saat kas atau uang telah diterima
misalkan perusahaan menjual produknya akan tetapi uang pembayaran blum diterima
maka pencatatan penjualan produk tersebut tidak dilakukan.
Akuntansi berbasis Akrual adalah suatu basis dimana
transaksi ekonomi dan peristiwa lainnya diakui, dicatat, dan disajikan dalam
laporan keuangan pada saat terjadinya transaksi tersebut tanpa harus
memperhatikan waktu kas atau setara kas yang diterima atau dibayarkan. Dalam
akuntansi akrual waktu pencatatan sesuai dengan saat terjadinya arus sumber
daya, sehingga dapat menyediakan informasi yang paling komprehensif karena
seluruh arus sumber daya dicatat.
Perbedaan
dari basis akrual dan basis kas yaitu pada saat pengakuan pendapatan dan beban
sebagai berikut:
a.
Basis kas
·
Pengakuan
pendapatan , saat pengakuan pendapatan pada kas basis adalah pada saat
perusahaan menerima pembayaran secara kas.
·
Pengakuan biaya,
dilakukan pada saat sudah dilakukan pembayaran secara kas. Dengan kata lain pda
saat sudah diterima pembayaran maka biaya sudah diakui pada saat itu juga.
b.
Basis Akrual
·
Pengakuan
pendapatan, saat pengakuan pendapatan pada akrual basis adalah pada saat
perusahaan mempunyai hak untuk melakukan penagihan dari hasil kegiatan
perusahaan. Dalam akrual basis akan muncul adanya estimasi piutang tak
tertagih, sebab penghasilan sudah diakui padahal ka belum diterima.
·
Pengakuan biaya,
dilakukan pada saat kewajiban membayar sudah terjadi sehingga pada saat
kewajiban membayar sudah terjadi, titik ini dianggap sebagai starting point munculnya
biaya meskipun biaya belum dibayar.
17. a.
Dalam
revenue principle dikenal tiga
penafsiran tentang revenue, sebutkan!
b.
Jelaskan pengertian revenue secara luas dan sempit!
c. Bagaimana
pula metode pengukurannya?
Jawab :
a.
tiga penafsiran
revenue :
1) arus
masuk net asset sebagai akibat dari
penjualan barang dan jasa;
2) arus
keluar barang dan jasa dari perusahaan kepada pelanggan;
3) produksi
perusahaan sebagai akibat dari semata-mata penciptaan barang dan jasa ole
perusahaan selama periode tertentu.
b.
Pengertian revenue
:
1) secara
luas revenue dianggap termasuk
seluruh hasil dari perusahaan dan kegiatan investasi. Termasuk revenue ialah seluruh perubahan net asset yang timbul dari kegaiatan
produksi dan dari laba rugi yang berasal dari penjualan aktiva dan investasi.
2) Secara
sempit revenue hanya yang berasal
dari kegiatan produksi, tidak termasuk Laba Rugu yang berasal dari penjualan
aktiva tetap.
c.
Metode pengukuran :
Revenue dapat
diukur menurut produk atau jasa yang diukur dengan cara transaksi yang objektif
atau istilah akuntansinya arm’s length
transaction.
Nilai di sini
dapat berupa :
1) Net Cash atau
Equivalent
2) Nilai
discounted dari uang yang diterima
atau akan diterima sebagai imbalan pertukaran barang dan jasa yang diserahkan
perusahaan kepada langganannya.
18. a. Apa yang diharapkan
dari keseragaman (uniformity)?
b. apa pula alasan lain yang menolak konsep ini ?
Jawab :
a.
yang diharapkan
dari keseragaman :
a) mengurangi
perbedaan penggunaan prinsip akuntansi dan ketidaklengkapan praktik akuntansi;
b) dapat
memberikan arti apabila kita membandingkan laporan keuangan perusahaan yang
berbeda;
c) mengingkatkan
keyakinan pemakai laporan keuangan;
d) cenderung
adanya campur tangan pemerintahan dalam mengatur penyusunan prinsip akuntansi.
b. alasan pihak
lain yang menolak konsep ini :
a)
menyeragamkan
prosedur akuntansi untuk menyajikan kasus-kasus yang terjadi dapat menimbulkan
risiko, yaitu menyembunyikan perbedaan-perbedaan penting dari kasus-kasus
tersebut.
b) “Perbandingan”
itu utopis, comparability tidak dapat
dicapai dengan hanya mengikuti peraturan-peraturan perusahaan tanpa meneliti
perkiraan-perkiraan yang cukup dari faktor situasi yang berbeda.
c) “Berbeda
dalam hal-hal tertentu” atau (the
circumstantial variable) akan menimbulkan perbedaan perlakuan sehingga
laporan keuangan perusahaan dapat menampung keadaan tersebut dimana transaksi
dan kejadian itu terjadi.
19. Jelaskan
dengan gambar elemen struktur teori akuntansi!
Jawab :

20. Apa
perbedaan antara konsep teeoritis dengan postulat?
Jawab :
-
Kalau konsep teoritis
akuntansi merupakan pernyataan yang dapat membuktikan kebenarannya sendiri
karena kesesuaiannya dengan tujuan laporan keuangan yang menggambarkan
sifat-sifat akuntansi yang disajikan sesuai kebutuhan dan penekanannya
(pemakainya) yang berperan dalam ekonomi bebas yang di tandai oleh adanya
pengakuan pada pemilikan pribadi.
-
Sedangkan postulat
merupakan pernyataan yang dapat membuktikan kebenarannya sendiri karena
kesesuainnya dengan tujuan laporan keuangan yang menggambarkan aspek ekonomi,
politik, sosiologis, dan hukum dari suatu lingkungan dimana akuntansi itu
beroperasi.
21. Apa
fungsi diketahuinya konsep teoritis dari akuntansi?
Jawab :
Konsep teoritis
akuntansi ini sebenarnya menyangkut kepemilikan atau kontrol terhadap entity akuntansi yang akan dilaporkan
sehingga sifat dan jenis informasi yang dibuat diarahkan untuk kegunaan atau
pemakaian pihak yang mengontrol perusahaan / lembaga.
22. Sebutkan
tujuan laporan keuangan menurut SAK!
Jawab :
Tujuan laporan
keuangan adalah menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja
serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah
besar pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi.
23. Apakah yang di
artikan dengan entity concept dan proprietory concept dalam teori akuntansi?
b.
Jelaskanlah
perbedaannya dengan memberikan dua contoh sehingga proprietory concept dalam teori akuntansi dapat terlihat akibatnya
terhadap daftar keuangan!
Jawab :
a.
Arti entity concept dan
proprietory concept dalam teori
akuntansi :
*
Entity concept
adalah menurut teori ini, entity itu dianggap sebagai sesuatu yang terpisah dan
berbeda dari pihak yang menanamkan modal ke dalam perusahaan dan unit usaha
itulah yang menjadi pusat perhatian dan menyajikan informasi yang harus
dilayani, bukan pemilik.
*
Proprietory concept
adalah menurut konsep ini, entity dianggap sebagai agen, perwakilan, wakalah atau penugasan dari pengusaha
atau pemilik. Oleh karena itu, proprietor
(pemilik) merupakan pusat perhatian yang akan dilayani oleh informasi akuntansi
yang digambarkan dalam pelaksanaan pencatatan akuntansi dan penyajian laporan
keuangan. Tujuan utama dari teori ini adalah menentukan dan menganalisis net worth atau kekayaan bersih
perusahaan yang merupakan hak si pemilik.
b. teori kepemilikan secara umum dipandang terutama dapat
diterapkan dalam perusahaan dengan kepemilikan terbatas, seperti proprietor
ship dan kemitraan, pengaruh teori proprietary mungkin ditemukan dalam beberapa
teknik akuntansi dan terminologi yang digunakan oleh perusahaan yang dimiliki
secara luas. Contohnya : konsep tentang income perusahaan, yang dihasilkan
setelah memperlakukan bunga dan pajak income sebagai expanses menunjukkan “net
income bagi pemegang saham” dan bukan untuk semua penyedia modal. Demikian
pula, istilah seperti laba perlembar saham “deviden perlembar saham”
berkonotasi pada penekanan pemilik. Metode ekuitas pada metode akuntansi untuk
net income perusahaan anakyang belum dikonsolidasi termasuk dalam net income.
Jadi konsep propietary mengandung makna praktis.
24. Sebutkan
dan jelaskan tiga konsep (accounting
concept) yang dikenal dalam teori akuntansi!
Jawab :
Tiga konsep
akuntansi :
1. Teori akuntansi semantik
Teori
ini menekan pembahasan pada masalah penyimbolan dunia nyata atau realitas
(kegiatan perusahaan) kedalam tanda-tanda bahasa akuntansi (element statement
keuangan) sehingga orang dapat membayangkan kegiatan fisis perusahaan tanpa
harus secara langsung menyaksikan kegiatan tersebut.
2.
Teori akuntansi
sintatik
Teori
ini adalah teori yang berorientasi yang membahas masalah-masalah tentang
bagaimana kegiatan-kegiatan perusahaan yang telah disimbolkan secara semantik
dalam elemen-elemen keuangan dapat diwujudkan dalam bentuk statement keuangan.
Teori ini meliputi hubungan antara unsur-unsur yang membentuk struktur laporan
keuangan yaitu: manajemen, entitas pelapor, pemakai informasi,sistem akuntansi
dan pedoman penyususnan laporan (PABU).
3.
Teori akuntansi
pragmatik
Teori
ini memusatkan perhatiannya pada pengaruh informasi terhadap perubahan perilaku
pemakai laporan, dengan kata lain teori ini membahas reaksi pihak yang dituju
oleh informasi akuntansi. Teori ini membahas berbagai hal dan masalah yang
berkaitan dengan pengujian kebermanfaatan informasi baik dalam konteks
pelaporan keuangan eksternal maupun manajerial.
25. Dalam standar akuntansi dikenal prinsip yang berhubungan
dengan “potongan penjualan”. Jelaskan kedua cara tersebut dan berikan
pula pendapat saudara yang paling tepat ditinjau dari segi teori!
Jawab :
Nilai
discounted dari uang yang diterima atau akan diterima sebagai imbalan perukaran
barang dan jasa yang diserahkan perusahaan kepada langganannya. Dari nilai itu
ada 2 penafsiran yang muncul :
a.
Potongan harga
(cash discount) dan pengurangan lainnya dari harga tetap seperti rugi piutang
ragu. Hal ini perlu disesuaikan untuk menghitung net kas yang sebenarnya atas
nilai diskonto uang yang diklaim yang harus dikurangi untuk menghitung revenue.
Pendapatan ini bertentangan dengan anggapa bahwa cash discount dan rugi piutang
dianggap sebagai biaya.
b.
Untuk transaksi
yang bukan melalui kas, nilai tukarnya dianggap sama dengan nilai pasar wajar
dari jumlah yang akan diterima yang paling mudah dan paling jelas dihitung.
Menurut kami, dari kedua penilaian diatas yang paling
tepat adalah pada point kedua, karena cara yang digunakan tidak rumit sehingga
lebih mudah dipraktikan dan minim terjadi kesalahan perhitungan.
26. Dalam
akuntansi dikenal beberapa jenis perubahan akuntansi (accounting changes).
a.
Apakah tujuan dari
pedoman yang berkenan dengan perubahan akuntansi?
b. Sebutkan
semua jenis perubahan akuntansi tersebut dengan memberikan contoh
masing-masing!
c. Suatu
perusahaan mengadakan perubahan akuntansi berikut : pada tahun yang lalu dan
sebelumnya umur penyusutan berdasarkan double
declining. Tahun ini umur mesin ditinjau kembali dari taksiran semula dan
ditetapkan 10 tahun dan sistem penyusutan menjadi straight line. Termasuk peruabahn jenis manakah ini?
d. Suatu
perusahaan lain mengadakan perubahan sistem penilaian dari marginal costing menjadi full
costing. Jelaskan apakah perubahan ini termasuk “perubahan akuntansi” dan
termasuk jenis yang mana!
e. Bagaimana
aturan PSAK?
Jawab :
a. Tujuannya
adalah agar laporan keuangan iru dapat diperbandingkan. Disamping itu, dengan penerapan prinsip ini
maka manipulasi laporan laba/rugi dan neraca melalui penggunaan prinsip yang
berbeda-beda akan dapat dihindarkan. Dalam bunyi pernyataan akuntan maupun
dalam rumusan norma (standar) pemeriksaan jelas mengharuskan agar laporan
keuangan yang wajar harus menerapkan prinsip akuntansi secara konsisten.
b. Menurut
APB opinion No. 20 ada tiga jenis perubahan :
a) Perubahan
prinsip akuntansi, contohnya : perlakuan
umum terhadap perubahan prinsip akuntansi, yaitu anggaplah PT.A pada tahun 2004
mengubah metode penyusustannya dari metode dipercepat menjadi metode garis
lurus. Maksudnya agar pelaporan sama dengan mayoritas pesaingnya.
b) Perubahan
taksiran akuntansi, contohnya : jumlah
periode yang menerima manfaat dari biaya yang ditangguhkan.
c) Perubahan
laporan entitas, contohnya : mengubah
perusahaan anak tertentu yang termasuk dalam kelompok perusahaan yang dibuatkan
laporan kosolidasinya.
c. perubahan
tersebut termasuk dalam jenis perubahan taksiran akuntansi karena pengaruh
perubahan taksiran akuntansi terhadapa laporan keuangan dapat digolongkan
sebagai berikut :
1. Perubahan
yang hanya memengaruhi periode di mana perubahan tersebut terjadi, misalnya
perubahan dalam taksiran penyisihan piutang yang diragukan.
2. Perubahan
yang memengaruhi periode berjalan dan periode mendatang, seperti perubahan
dalam taksiran masa manfaat dan nilai sisa aktiva tetap.
d.
Ya, termasuk dalam
perubahan akuntansi dan termasuk dalam perubahan prinsip akuntansi karena dalam
laporan keuangan harus dinyatakan kembali secara retroaktif (berlaku surut)
untuk perubahan berikut ini :
-
Perubahan dalam metode
akuntansi untuk kontrak pembangunan jangka panjang.
-
Perubahan kea tau dari
metode biaya penuh (full cost) dalam
industry ekstraktif.
e. Menurut PSAK
jika terjadi perubahan akuntansi, ditempuh langkah sebagai berikut:
a) Pengaruh
kumulatif dari perubahan ke prinsip akuntansi yang baru dilaporkan dalam
perhitungan laba-rugi periode berjalan dan disajikan diantara pos luar biasa
dan laba bersih. Perhitungan pengaruh kumulatif ini dapat dikecualikan apabila
perubahan prinsip akuntansi tersebut dilakukan untuk menyesuaikan dengan
ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 7 Pajak Penghasilan Tahun 1983.
b) Untuk
perubahan penilaian persediaan dari atau ke metode LIFO di mana pengaruh
kumulatif umumnya sulit ditentukan, persediaan awal dalam tahun dianutnya
metode baru dijadikan sebagai persediaan tahun dasar untuk seluruh perhitungan
berikutnya.
c) Laporan
keuangan harus dinyatakan kembali secara retroaktif (berlaku surut) untuk
perubahan berikut ini :
-
Perubahan dalam metode
akuntansi untuk kontrak pembangunan jangka panjang.
-
Perubahan kea tau dari
metode biaya penuh (full cost) dalam
industry ekstraktif.
d) Sifat
dan alasan dilakukannya perubahan dalam kebijaksanaan akuntansi harus
diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan periode terjadinya perubahan.